Sri Sugiastuti gurujalanjalan

Berjuang Menggapai Ridho ALLAH di Dunia & Akhirat


2 Komentar

Buktikan Bahwa Menulis di Media Itu Menghasilkan (+4)

Hups dalam keadaan kesalpun selalu saya ucapkan Alhamdulillah. Lho koq kesal? Iyalah siapa yang tidak kesal ketika semangat menulis sudah di ubun-ubun eh data, bahan dan sumber materi yang mau ditulis menghilang. Hiks sudah bersusah payah dengan serius mencatat semua materi yang diberikan di Teacher writing Camp 3 tapi yang tersimpan hanya catatan di sesi 3 dan 4. Oh kemana gerangan catatan saya sebelumnya? Daripada buang waktu untuk menyesalinya atau mencarinya di file ngga jumpa, yakin deh kalau catatan itu terhapus. Maklum sayamenggunakan notebook ananda bukan punya sendiri, karena lepi jadul tercinta tidak diajak mengikuti kegiatan Teacher Writing Camp karena alasan terlalu berat membawanya. Akibatya resiko ditanggung sendiri.

Baik akan saya coba memuntahkan apa yang ada di benak ini tanpa catatan yang detail. Bermodalkan memori yang sudah agak lemot saya coba mengerjakan tugas yang diminta panitia untuk bisa posting di Guraru ( Padahal sejak sebelum berangkat sudah diingatkan untuk regristrasi di Guraru) Sayangnya sampai tulisan ini mau disiapakan aku belum registrasi di Guraru. Yang penting sudah punya “ sesuatu” untuk diposting euy.

Jujur saya salut pada panitia dan juga sponsor yang terlibat di acara TWC 3 kali ini yang diadakan 2 hari tgl 28-29 Des, 2013. Om Jay dan kawan-kawan juga sponsornya memang oke. Terima kasih dan dua jempol manis pokoknya untuk TWC 3 ini. Bersyukur banget saya bisa hadir mengikuti acara di sesi pertama. Sebutkan ah siapa aja yang masih saya ingat nama-namanya; Bu Yuli sang MC, Uda Dian Kelana mat Kodaknya, Pak Taufik, Mbak Dahlia, Bu Bety, juga Bu Aisyah.

Dalam pembukaan yang disampaikan Om Jay. Singkat padat dan berisi Om Jay menyampaikan keseluruhan maksud dan tujuan juga menyebutkan personal yang akan member materi atau sharing di acara ini. Tidak tanggung-tanggung Om Jay bisa menghadirkan orang-orang yang diharapkan bisa memotivasi kami sebagai guru untuk jadi guru yang plus plus sebagai blogger dan penulis. Maka Om Jay menghadirkan Pak Sukani, Pak Rudy dan Bu Mugi, Pak Ahmad Fuadi Mas Iskandarjet, Mbak Dhitta Puti, Mas Sutanto Windura dan Pak Thamrin , Mas Agus juga team Dompet Dhuafa. Wow sungguh Om Jay dan crewnya ini “Ruar biasa”

Materi yang kami dapat di sesi ini “Motivasi Menulis di Media yang Menghasilkan” Coba itu direnungkan kalimatnya dan judulnya sungguh oke banget. Yang memberikan materi itujuga keren semua. Ada tiga orang guru yang tampil memberikan ilmu, pengalaman, dan juga jalan panjang yang mereka lalui untuk bisa eksis di Media. Tentunya para peserta sudah yakin bahwa mereka akan mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat di kegiatan TWC 3 ini.

Mau tahu ngga ya, siapakah para guru blogger yang akan memberikan ilmu dan sharingnya? Mereka adalah; Bapak Sukani yang katanya mirip Jokowi, Ibu Siti Mugi Rahayu dan Bapak Rudy dari Palangka Raya. Mereka adalah pemenang tiga besar di Acer award 2013. Congrats ya Bapak, Ibu. Saya akan segera menjadi bagian dari kegiatan positif yang bapak, ibu sudah lakukan sesuai dengan passion saya. Amin YRA.

Pada sesi ini diawali oleh Pak Rudy yang jago Fisika, karena beliau adalah guru Fisika yang multitalenta diberi kesempatan untuk mengelola lab multi media di sekolahnya, sehingga punya waktu dan kesempatan yang cukup banyak untuk memanfaatkan fasilitas yang ada, kemudian diabadikan dalam sebuah blog yang bisa diakses oleh semua pengguna internet yang membutuhkannya. Dari ketekunannya itu banyak sekali kemudahan dan keberkahan yang Pak Rudy dapatkan, Beliau meraih banyak bea siswa untuk belajar dan terus mengembangkan diri dan akhirnya bisa berbagi bersama kami di TWC3 ini. Tips yang harus saya ingat dan harus dipraktekkan adalah ; Orientasi pada hasil karya, menulis dengan dengan imajinasi, punya keberaniaan untuk menulis , menulis lah dengan penuh cinta, sebelum tidur buat satu tulisan yuk, dan ingatlah menulis itu bak naik sepeda harus berlatih agar mahir dan menguasai jalan.

Pembicara ke dua di sesi ini di sesi ini adalah Ibu Siti Mugi Rahayu seorang guru Ekonomi yang sangat akrab dengan blog dan pembelajarannya bersama murid-muridnya, Bu Mugi ini selain seorang guru ia juga seorang blogger, dan Kompasianers, tulisannya sangat bagus, beliau pandai membagi waktu. Walau kesibukannya sebagai ibu dari empat orang anak dan Istri teladan di mata suaminya Beliau bisa mengatur waktu dengan baik dan berprestasi. Rasa syukurnya terlihat ketika sedikit demi sedikit dari kecintaannya terhadap dunia tulis menulis mulai mendapat penghargaan baik berupa materi maupun non materi. Yang paling berkesan dari sharing Bu Mugi hari ini adalah beliau mencatat secara detail dan sangat bersyukur dengan apa yang beliau lakukan dari hari ke hari dan bisa membuktikan bahwa usahanya yang selalu ngin belajar dari titik awal di blog rumah perubahan milik Renald Kasali sampai pencapaian sukses demi sukses yang diraih sungguh menginspirasi.

Sesi ini dilanjut dengan materi atau sharing dari Pak Sukani, pria berasal dari Rembang Jawa Tengah, dengan penampilan yang sederhana, tapi isi otaknya luar biasa sehingga sangat memotivasi para peserta kali ini terpukau dengan prestasi yang diraihnya. Pak Sukani seorang guru Matematika sangat akrab dengan media pembelajarn berbasis IT, dengan gamblangnya beliau menjelaskan apa itu e-learning dan Digibook. Pak Sukani layak memotivasi peserta TWC3 karena segudang prestasinya, beliau sudah buktikan dengan menggeluti dunia IT,khususnya blog, dan dunia tulis menulis bisa membawa perubahan dalam kehidupan diri dan keluarganya dan yang jelas beliau menjadi orang yang bermanfaat karena ilmu yang dimiliki dibagikan kepada kami. Untuk pembelajaran dengan IT, bagi saya ini sangat ribet dan perlu konsentrasi penuh untuk bisa membuat media pembelajaran berbasis IT, padahal saat ini semua guru dituntut untuk bisa melek IT. Sungguh semangat dan keberuntungan Pak Sukani menginspirasi saya untuk semangat, semangat dan terus belajar.

Tak terasa pada sesi ini masuk pada ranah Tanya jawab. Waduh di sesi ini kayaknya paling seru deh. Teman-teman hampir semua berantusias untuk bertanya sekaligus ingin berbagi pengalaman. Semua pertanyaan berkisar pada kesuksesan yang pembicara raih,ada juga yang bertanya tentang criteria naskah yang bisa masuk nominasi, tips dan sarannya bagaimana. Dan yang terpenting peserta puas dan benar-benar termotivasi dengan ketiga pembicara di sesi ini. Waktu yang singkat tapi bermanfaat ini sungguh luar biasa semoga saya pribadi dan teman-teman yang lain bisa mengikuti jejang sang juara. Hidup Guraru.