Sri Sugiastuti gurujalanjalan

Berjuang Menggapai Ridho ALLAH di Dunia & Akhirat

Kapan Nomer Antrian Kita Di Panggil?

Tinggalkan komentar

Salam. Guraruers yang dimuliakan Allah. Agar hidup kita tidak ngoyo dan jauh dari sifat serakah ada baiknya kita memiliki kiat atau panduan sebelum kita menghadap ke hadirat Allah SWT. Karena sejatinya kita ini sudah punya nomer antrian tapi kita tidak mengetahui kapan nomer antrian kita dipanggil.

Tanpa kita sadari ketika kita berjalan sebenarnya kita sedang menuju ke kematian kita. Kita bisa memilih mati dengan khusnul khotimah atau mati dengan zuul Khotimah. Meninggal di meja judi atau meninggal di atas sajadah ketika sedang bermunajat dengan Robbnya. Setiap manusia yang meninggal akan mengalami malam pertama di alam kubur. Hilanglah sudah gemerlap dunia. Yang tersisa hanya dosa yang membayang. Maka cukuplah kematian itu sebagai nasehat. Bebas dari azab kubur tergantung dari hidup kita.Perkataan yang kokoh di akhir hayat kita dengan Laillahailllah menghantar kita khusnul khotimah.

Kita akan ditanya di alam kubur dan kita menjawab sesuai dengan Otak Bawah Sadar (OBS), kalau memang kita tidak beribadah dengan baik maka jawabanya pun “tidak” sebaliknya jika kita beribadah dengan benar. Kita pun akan menjawab sesuai dengan otak bawah sadar kita. Jadi orang Islam yang meninggal dan Otak bawah sadarnya menjawab Iya. Kuburnya akan diluaskan, ada rasa kenikmatan surga walau masih dalam penantian untuk masuk surga. Paling tidak mereka sudah merasakan aroma surga.

Sebaliknya orang yang jarang menyebut nama Allah, yang meremehkan ibadah, yang mengecilkan sunnah Rasul, orang itu tidak mampu menjawab pertanyaan di alam kubur. Maka mereka akan merasakan kehidupan alam kuburnya rasa neraka. Walau mereka belum dimasukkan ke dalam neraka.

Maka tip menjemput kematian dengan cara mudah adalah; Apabila kita secara cerdas sering mengingat akan mati dan kita menyiapkan diri. Dalam firman ALLAH, QS: Qaaf:19 – 20 19.
Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya. 20. Dan ditiuplah sangkakala. Itulah hari terlaksananya ancaman. Jadi pada hakekatnya kematian itu tidak bisa dihindari. Bentuk dan jenis kematian diwujudkan Allah dengan cara yang berbeda .

Sedang hikmah kematian orang yang benar selalu di tempat kebaikan. disinilah Allah menampakkan seuatu yang ghoib. Seperti jasad orang yang mati sahid selalu beraroma harum. Ada juga yang jasadnya masih utuh walau sudah meninggal selama 40 tahun. Subhannah.

QS.102; At takaasur mengingatkan kita akan mati dan siksa di alam kubur. 1. Bermegah-megahan Telah melalaikan kamu[1598], 2. Sampai kamu masuk ke dalam kubur. 3. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), 4. Dan janganlah begitu, kelak kamu akan Mengetahui. 5. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, 6. Niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, [1598] Maksudnya: Bermegah-megahan dalam soal banyak harta, anak, pengikut, kemuliaan, dan seumpamanya Telah melalaikan kamu dari ketaatan.

Selain itu kita juga harus mengetahui dosa dan maksiat apa yang membuat manusia disiksa di alam kubur: antara lain adalah:
• Melalaikan sholat
• Membaca Al Quran tapi melupakannya. Prilakunya tidak Qurnani.
• Tidak bersuci setelah buang airkecil
• Biasa berkata bohong
• Sering ingkar janji
• Tidak membayar zakat
• Menganut pola hidup yang berlebih-lebihan
• Makan harta riba
• Korupsi
• Memfitnah sesama saudara muslim
• Khianat terhadap amanah. Temasuk ketika diamanahi Allah dengan anak dan harta.

Semoga tulisan sederhana ini, hasil saya duduk manis di ta’lim mencari ilmu dan menyantap makanan rohani bisa bermanfaat buat guraru, agar hidup lebih seimbang jangan hanya mikir dunia dan anak didik saja tapi persiapan untuk menjemput kehidupan yang abadi juga harus kita miliki. Sehingga kita bukan termasuk golongan hamba Allah yang merugi.
Sumber; http://astutianamudjono.blogspot.com/2013/12/tips-menjemput-maut.html

Penulis: astutianamudjono

I am a teacher, motivator, blogger who try sharing and growing together.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s